Sunday, October 21

Seorang Pemimpi

kalian mengira aku adalah pemimpi
yang menginginkan syurga diatas bumi
tanpa ada manusia yang tersakiti
tanpa ada tangingasan karna kelaparan dan mati
yang mustahil semua itu akan terjadi
itulah diriku yang berimajinasi
sampai nyawa ini tak ada lagi


aku tak memaksakan kehendak untuk di ikuti
melangkah kemasa depan yang tak pasti
meninggalkan masa silam dengan banyak prasasti
menuju masa depan manusia yang sejati
tanpa ada kerja paksa dengan sedikit upeti

jangan sungkan untuk bergabung
kita masih banyak lumbung
kekuatan harus kita tabung
bergerak bersama semua bangsa bergabung
tak mengenal ras, agama, warna kulit hidup kita sambung
jangan teranianya di negri sendiri mencani kacung
kita robohkan semua gedung-gedung
dimana harta dari kita mereka tabung

kita semua menginginkan itu
jangan ragu kita rebut satu per satu
kepalkan tangan kita satu
merobohkan para sekutu..


belajar selagi muda, berjuang selagi bisah
Bagikan Ki Bro:
Post a Comment