Wednesday, July 11

PUISI GALAU



Aku galau
Setiap malam penuh kelabu
Memikirkanmu itu selalu
Menantimu tanpa rasa ragu
Ku mendengar ketukan pintu
Kusangka kau tlah datang padaku


Aku merenung
Cintaku setinggi Gunung
Membuat diriku menjadi tersanjung
Kan ku ukir wajahmu menjadi sebuah Patung
 sebagai pengganti dirimu yang begitu mengepung
mengepung pikirku yang tlah lama terkurung

aku sedih
hati ini tersa perih
mengingat dirimu sang penyihir hati
hati yang tak pernah merasa letih
menantimu sang permai surih
akhir kata uhuiii....!

by: ishab




belajar selagi muda, berjuang selagi bisah
Bagikan Ki Bro:
Post a Comment